Pria itu menjadi sangat marah dan menolak untuk menunjukkan apa yang ada di dalam tasnya.
“Kami mengancam dia untuk mengusirnya dari penerbangan jika tidak menunjukkan kepada kami. Dia kemudian mengambil tas yang berlumuran darah dan membukanya, dan kami ngeri saat melihat ada seekor ayam mati di dalamnya,” ujarnya.
Miguel mengatakan, masih ada bulu di tubuh ayam namun tidak ada kepalanya. Hal itu menjelaskan kenapa banyak darah keluar dari tasnya.
Miguel kemudian bertanya kepada pria itu bagaimana dia bisa membawa bangkai hewan ke dalam pesawat. Dia menjelaskan bahwa ayam mati adalah suvenir terbaik untuk dibawa dari negaranya untuk keluarganya di Inggris.
"Saya masih tidak tahu bagaimana dia melewati keamanan dengan ayam mati di tasnya," jelas Miguel.
Di lain waktu, Miguel sedang berjalan mengitari kabin ketika dia melihat seorang wanita yang memiliki kotak sangat besar diletakkan di kursi di sebelahnya. Miguel meminta penumpang itu agar meletakkan kotaknya di kompartemen di atas kepala
“Dia menjadi sangat kesal dan mulai berteriak kepada saya. Saya tidak mengerti mengapa dia menjadi seperti itu dan memintanya untuk tenang,” katanya.
Ketika sudah tenang, wanita itu menjelaskan kepada Miguel bahwa dia telah membayar untuk kursi tambahan agar suaminya berada di sebelahnya. “Tapi sekali lagi, saya memintanya untuk meletakkan kotak di bawah kursi agar suaminya bisa duduk ketika dia kembali.”
Dia kemudian menjadi lebih marah dan memberi tahu Miguel bahwa kotak yang dimaksud adalah suaminya. Ya, kotak itu berisi abu dari jasad suaminya yang sudah dikremasi. Dan ia hanya ingin duduk besebelahan dengan kotak berisi abu suami tercintanya.
“Saya diam-diam berbalik dan pergi,” kata Miguel.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.