Secara lebih lengkap, berikut ini hasil tinjauan BPOM inggris terkait penggunaan vaksin AstraZeneca untuk mereka yang berusia di bawah 30 tahun:
1. Sebanyak 79 kasus dan 19 kematian terjadi setelah 20 juta dosis vaksin diberikan. Artinya, memberikan risiko sekitar empat dari satu juta kasus yang mengembangkan pembekuan darah dan satu dari sejuta kematian.
2. Hampir dua pertiga kasus pembekuan langka terlihat pada wanita.
3. Orang yang meninggal dunia berusia antara 18 hingga 79 tahun, dengan tiga di antaranya berusia di bawah 30 tahun.
4. Semua kasus yang tercatat terjadi setelah dosis pertama, meskipun jumlah yang lebih rendah darh dosis kedus berarti tidak mungkin untuk menarik kesimpulan dari ini.
Sementara itu, regulator obat-obatan Uni Eropa mengatakan bahwa pembekuan darah yang tidak biasa harus terdaftar sebagai kemungkinan efek samping yang sangat langka dari suntikan vaksin AstraZeneca.
Di sisi lain, dikatakan di sana bahwa manfaat dari vaksin ini lebih besar ketimbang risikonya. Itu kenapa beberapa negara Eropa membatasi penggunaan vaksin.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa hubungan antara vaksin dengan pembekuan darah itu 'masuk akal', tetapi belum dikonfirmasi. WHO pun menambahkan bahwa insiden pembekuan itu sangat jarang di antara hampir 200 juta orang yang telah menerima suntikan di seluruh dunia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.