Tahun 2021 bukanlah tahun yang mudah bagi UMKM di Indonesia. Meski sejumlah tantangan masih akan dihadapi, tetapi dengan konsistensi dan kerja keras, pelaku UMKM dinilai dapat bertahan, bahkan berkembang, di tengah pandemi Covid-19.
Indonesia memang tak lepas dari berbagai layanan jasa dan produk hasil dari kreasi para pelaku UMKM. Apalagi UMKM kini memang menjadi salah satu fokus pemerintah guna membangkitkan perekonomian di Indonesia.
UMKM terus melaju dengan pesat dan menjadi tren tahun ini. Mulai bermunculan para pelaku UMKM baru, yang memulai usaha makanan, minuman, hingga pastry. Di Indonesia sendiri jumlah UMKM terhitung sangat banyak. Bahkan jika dibandingkan dengan jumlah unit usaha skala besar yang hanya sekitar 5.000 unit, maka jumlah UMKM lebih dari 10.000 kali lebih banyak.
Jumlah Pengusaha Baking Bertambah
Dunia kuliner memang tidak pernah ada habisnya. Ditambah dengan perkembangan zaman yang saat ini mempengaruhi kebutuhan dan gaya hidup masyarakat Indonesia yang terus berubah mengikuti trend terbaru. Sebagai contoh, sejumlah pelaku usaha di bidang pastry kian banyak dan hadir menyajikan beragam kreasi lezatnya. Belakangan kreasi handmade populer yang trendi di kalangan UKM dan diminati pembeli di antaranya dessert box, brownies, cookies, dan donut.
Melihat giatnya para pelaku UMKM dalam memasarkan usahanya, pemerintah juga turut andil untuk mendukung usaha UMKM melalui Gerakan #BanggaBuatanIndonesia. Namun, tentunya sebagai pelaku bisnis, UMKM harus pintar melihat peluang yang kemudian diubah menjadi inovasi bagi bisnis mereka. Misalnya brownies yang dikreasikan menjadi brownies sekat dengan beragam topping. Juga cookies-cookies yang dikemas cantik dan estetik untuk memenuhi permintaan hampers hari raya.