Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diduga Sengaja Keluar Jalur demi Hindari Radar, Benarkah Pilot MH370 Depresi?

Suci Wulandari Putri , Jurnalis-Sabtu, 08 Mei 2021 |00:03 WIB
Diduga Sengaja Keluar Jalur demi Hindari Radar, Benarkah Pilot MH370 Depresi?
Pilot Malaysia Airlines MH370, Capt. Zaharie Ahmad Shah (Foto: Ist)
A
A
A

Godfrey melaporkan ia telah memetakan pergerakannya menggunakan data dari Weak Signal Propagation (WSPR), sebuah jaringan sinyal radio global yang dapat melacak pergerakan pesawat. Ia juga mengklaim telah melacak pergerakan MH370 menggunakan WSPR.

“WSPR seperti sekumpulan kabel trip atau sinar laser, tetapi mereka bekerja di segala arah di cakrawala ke sisi lain dunia,” kata Godfrey.

Penelitian ini menemukan MH370 melintasi delapan 'kabel perjalanan' tak kasat mata saat terbang di atas Samudera Hindia. Temuan ini dilaporkan sesuai dengan peta resmi jalur penerbangan terakhir pesawat nahas itu.

Menariknya adalah, teori penelitian Godfrey semakin dipercaya secara luas bahwa hilangnya penerbangan tersebut dilakukan secara disengaja.

Pesawat Malaysia Airlines

(Foto: Reuters/Damir Sagolj)

Penelitian tersebut mengklaim perubahan pergerakan pesawat saat menyimpang dari rute yang direncanakan yakni menuju China.

Keputusan pilot yang berusaha menghindari radar dengan mengabaikan petunjuk operator ATC serta jalur penerbangan resmi sepertinya sudah direncanakan secara matang.

“Tingkat detail dalam perencanaan menyiratkan pola pikir yang ingin melihat rencana kompleks ini dilaksanakan dengan baik hingga akhir,” kata Godfrey.

Sejak hilangnya MH370, teori-teori utama berspekulasi bahwa pilot yang mengemudikan pesawat mengalami depresi dan dengan sengaja menabrakkan pesawat ke Samudera Hindia. Teman-teman pilot selama bertahun-tahun pun juga mengamini bahwa Zaharie kesepian dan depresi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement