Hasilnya menunjukkan bahwa sementara suntikan booster dari kedua versi vaksin mampu meningkatkan antibodi terhadap semua jenis covid-19 yang diuji dalam uji coba dan booster baru memiliki respons yang lebih besar terhadap strain virus dari Afrika Selatan daripada vaksin asli.

CEO Moderna Stephane Bancel mengatakan mereka sendiri bergembira dengan adanya temuan di data terbaru tersebut. Membuat perusahaan semakin percaya diri dengan produk buatannya.
"Kami bersemangat dan terdorong oleh data baru ini yang memperkuat keyakinan kami bahwa strategi booster kami itu harus melindungi terhadap varian covid-19 yang lebih baru," isi pernyataan Stephane Bancel, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (6/5/2021).
Baca juga: Tak Potong Cuti Karyawan, Cara Swasta Bantu Program Vaksinasi Covid-19