Tahun 1984, harga pergelas es campurnya hanya Rp250. Perlahan harga es telernya pun mulai menanjak. Dari Rp250 menjadi Rp500, Rp750, dan kini dijual Rp10.000 per gelasnya.
Nama es teler makin terkenal di Jakarta. Samijem, yang menamai usahanya dengan nama Es Teler Sari Mulia itu, kini berjualan di Kompleks Bioskop Megaria, Jakarta Pusat. Di area itu, es teler dijual satu tempat dengan ayam bakar solo yang juga miliknya.
Ternyata Samijem mempunyai ide itu dari sebuah mimpi. Sebelumnya ia bermimpi, dalam mimpi itu ada yang mengatakan, katanya jika mau sukses harus berjualan yang segar-segar.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.