Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lockdown Dicabut, Warga Padati Kafe dan Tempat Wisata di Inggris

Antara , Jurnalis-Rabu, 28 April 2021 |02:00 WIB
<i>Lockdown</i> Dicabut, Warga Padati Kafe dan Tempat Wisata di Inggris
Warga memadati kafe dan restoran di Kota Eastleigh, Hampshire, Inggris (Antara/Munawir)
A
A
A

DUA pekan setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mencabut kebijakan penguncian atau lockdown, warga Inggris tampak mulai melakukan sejumlah aktivitas luar ruangan, walaupun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pada akhir pekan di Kota Salisbury dan Easleight di Hampshire misalnya, warga setempat dan wisatawan tampak mulai memadati restoran, kafe, dan pertokoan yang bertebaran di sudut kota.

Selain itu, Queen Elisabeth Garden, taman yang berlokasi di tengah kota Salisbury, terlihat ramai dikunjungi wisatawan.

Baca juga:  Pengakuan Para Ekspatriat yang Berhasil Keluar India Jelang Ditutupnya Penerbangan

Sebagian warga berjemur dengan rebahan dan membaca buku, sebagian lain bercengkerama bersama keluarga dengan membakar makanan dan daging (barbeque) untuk disantap bersama.

Sementara, anak-anak bermain di Sungai Avon yang membelah taman.

Jenny (72), warga yang bermukim di Salisbury, mengatakan bahwa dalam pekan ini banyak wisatawan mulai berkunjung ke kotanya.

“Iya, setelah lockdown dibuka, banyak orang yang berkunjung ke kota ini. Saya menikmati suasana yang mulai agak ramai, memang agak sibuk dan terlihat penuh orang, tapi saya senang. Kota ini memang cocok untuk bertamasya, sangat bersih dan suasana tenang, jadi kita bisa rileks,” katanya kepada ANTARA, Minggu 25 April 2021.

 

Jenny adalah perempuan yang masih aktif menikmati aktivitas sosial dengan membantu anak-anak yang membutuhkan di sejumlah negara dunia ketiga.

Di Salisbury, Catedral Church of the Blessed Virgin Mary, terlihat mulai dipadati wisatawan.

 Baca juga: Liburan ke Turki, Traveler Tak Perlu Divaksin Covid-19

Sebagian dari mereka berjemur di lapangan luas di depan katedral, sebagian lagi menikmati ornamen-ornamen yang berada di dinding bangunan katedral.

Dibangun pada tahun 1220 Masehi, katedral ini dirancang oleh arsitek Richard Poore, Elias of Dereham, James Wyatt dan George Gilbert Scott.

Katedral Salisbury dan Queen Elisabeth Garden merupakan kawasan yang menjadi tempat tujuan wisata di kota yang bersebelahan dengan Bemerton, Britford dan Netherhampton.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement