KERIPIK paru di kaki Gunung Ungaran, Semarang, Jawa Tengah, menjadi jajanan favorit untuk oleh-oleh di momen Lebaran. Makanan gurih dan renyah ini pun banyak dipesan orang-orang dari berbagai daerah yang pada Lebaran ini tidak bisa mudik ke kampung halaman.
Sentra produksi keripik paru di Desa Ujung-Ujung, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, kian ramai memenuhi pesanan konsumen. Sejumlah pekerja tampak sibuk mengiris tipis paru sapi.
Baca juga: Bongko, Menu Buka Puasa Khas Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat
Pekerjaan mengiris tipis paru sapi ini hanya bisa dilakukan oleh tangan-tangan terampil secara manual, karena menggunakan pisau berukuran besar.

Sebagian pekerja lain mencuci paru yang baru tiba untuk segera diiris dan digoreng. Semua tahapan dilakukan secara tradisional. Bahkan, tungku untuk menggoreng juga menggunakan kayu, karena dipercaya memiliki panas tinggi sehingga keripik paru berkualitas lebih renyah.