Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bekas Tempat Mesum Bule Rusia di Gunung Batur Segera Disucikan Upacara Tawur

Violleta Azalea Rayputri , Jurnalis-Kamis, 22 April 2021 |21:15 WIB
Bekas Tempat Mesum Bule Rusia di Gunung Batur Segera Disucikan Upacara Tawur
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

GUNUNG Batur dikabarkan akan dilakukan Upacara Tawur atau Pembersihan. Hal ini dilakukan lantaran beredarnya video porno yang diperankan model berkebangsaan Rusia, yang meresahkan banyak masyarakat.

Video porno yang berdurasi 3 menit 44 detik tersebut menghebohkan media sosial Indonesia karena mengambil lokasi di Gunung Batur. Pasalnya, Gunung Batur dianggap suci dan sakral oleh masyarakat Bali.  

Dilansir dari laman berita @denpost.id, pihak Pangempon Pura Ulundanu Batur akan segera melakukan paruman (rapat) sebagai rencana menggelar upacara Tawur (pembersihan) karena sudah terbukti bahwa lokasi video tersebut memang benar berada di Gunung Batur, Kabupaten Bangli.

Tepatnya berada di hutan yang baru saja terbakar, dekat dengan Kaldera. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut oleh pihak Kapolres Bali, rupanya video tersebut sudah diunggah di tahun lalu. Hal ini menjadi perdebatan banyak warganet dalam komentar postingan yang diunggah oleh akun Instagram @punapibali.

 Batur

Akun @junaikd yang menanyakan mengapa setelah viral baru dilakukan upacara tawur.

"Aneh sih, videonya dibuat tahun lalu, tapi setelah viral baru di upacarai, kalau dilihat dampak negatif 1 thn terakhir di gn Batur apa ada secara signifikan ?," tanyanya.

Pertanyaan ini pun dijawab bijak oleh akun @citrawati_niluhputu. “@junaikd lebih mengkhawatirkan ketika kita sudah tau ada leteh (kotor) terjadi disana, kemudian menunda melakukan pembersihan karena tolak ukur dari tidak ada nya kejadian significant selama setahun kebelakang. Bisa aja alam jadi murka dan menunjukkannya dengan bala atau marabahaya lainnya nanti dikemudian hari," tulisnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement