Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Terlalu Berharap pada Turis Singapura, Kepri Harusnya Garap Wisatawan Domestik

Antara , Jurnalis-Kamis, 22 April 2021 |19:02 WIB
Jangan Terlalu Berharap pada Turis Singapura, Kepri Harusnya Garap Wisatawan Domestik
Lagoi Bay, objek wisata berskala internasional di Kabupaten Bintan (Foto: Antara/Nikolas Panama)
A
A
A

ANGGOTA Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rudy Chua menilai, pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata berskala internasional di wilayah itu belum maksimal menggarap wisatawan domestik. Padahal, sangat memiliki potensi meningkatkan pendapatan.

"Pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata justru masih berharap warga Singapura berkunjung ke Lagoi, Bintan dan Nongsa, Batam. Padahal Singapura kemungkinan masih lockdown hingga Desember 2021," kata Rudy.

Rudy mengatakan, keinginan atau harapan Pemprov Kepri dan pelaku usaha pariwisata di Lagoi dan Nongsa bahwa Singapura membuka akses masyarakatnya untuk berkunjung ke Lagoi dan Nongsa tidak terjadi. Padahal opini yang terlanjur terbentuk bahwa hari ini warga Singapura akan berwisata di dua lokasi tersebut.

"Sebenarnya, yang saya pahami, (pemerintah) Singapura tidak pernah membuat pernyataan membuka lockdown, kecuali mengapresiasi pembukaan kawasan wisata Lagoi dan Nongsa dengan penerapan protokol kesehatan," terangnya.

Baca juga: Travel Bubble Kepri-Singapura Ditunda Lagi hingga Agustus 2021

Menurutnya, potensi yang jelas tampak di depan mata adalah wisatawan domestik. Semestinya, pemerintah mendorong pelaku usaha pariwisata untuk menggarap wisatawan domestik agar dapat bertahan sambil menunggu Singapura membuka lockdown.

Biaya sewa kamar di resort dan hotel yang tersedia di Lagoi dan Nongsa semestinya dilakukan penyesuaian harga. Biasanya, biaya sewa kamar untuk satu malam Rp3 juta atau lebih, mungkin untuk menggarap wisatawan domestik bisa diskon hingga 50 persen.

Infografis

Kemudian juga pelaku usaha pariwisata dapat bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menjual paket wisata, dengan harga yang terjangkau.

Pemilik hotel dan restoran di Lagoi juga dapat menyiapkan ruang pertemuan untuk disewa oleh pemerintah dalam kegiatan tertentu, seperti rapat.

"Dengan harga yang terjangkau, tentu Pemprov Kepri dan pemda lainnya di Kepri dapat mendorong pendapatan pelaku usaha pariwisata agar mampu bertahan," ulasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement