Juga di Indonesia Timur, menurut Miki, tanahnya cenderung kering dan jarang hujan, maka cita rasa kopi cenderung mirip cokelat. Berbeda dengan Sumatera Utara punya curah hujan tinggi, cita rasa biji kopi juga berbeda.
"Jadi meski 1 negara tapi kondisi iklim beda, maka rasa beda," pungkasnya.
Maka tak jarang biji kopi ini jadi unggulan di masyarakat. Hampir semua di kedai kopi, biji asal Sumatera Utara, Flores atau Banjarnegara diblend menjadi satu.
(Dewi Kurniasari)