BANYAK orang membeli sayur dan buah tanpa tahu berapa lama bisa tetap segar setelah dipanen. Alhasil, kejadian busuk di kulkas kerap dialami dan pada akhirnya sayur serta buah dibuang percuma.
Ahli gizi klinis dr Luciana B Sutanto SpGK menjelaskan bahwa sudah sepatutnya memasak makanan dari bahan-bahan yang masih segar. Sebab, itu akan menentukan kualitas dari makanan yang Anda konsumsi.
Baca juga: Berdampak Buruk, 5 Makanan Ini Wajib Dihindari saat Buka Puasa
Oleh karena itu, dr Luci menyarankan jangan terlalu lama menyimpan sayur dan buah di kulkas. "Usahakan setelah dibeli sayur dan buah dikonsumsi karena masih segar, jangan sampai Anda makan sayur yang sudah layu karena terlalu lama disimpan," paparnya dalam webinar, Selasa (20/4/2021).

Ia menambahkan, pemilihan tempat penyimpanan sayur dan buah juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Usahakan untuk menyimpan sayur dan buah di lokasi yang memastikan kesegaran bahan makanan tetap terjaga dengan baik.
"Menyimpannya juga harus baik. Intinya, jangan tunggu sampai sayur atau buah layu baru diolah. Ingat, Anda mengolah makanan juga harus dengan tujuan supaya mendapatkan manfaat nutrisi dari bahan makanannya. Kalau sudah tidak segar, kualitas makanan pasti sudah tidak baik lagi," tambahnya.
Baca juga: Cegah Dehidrasi saat Bulan Puasa, Makanan dan Minuman Ini Harus Dihindari
Di sisi lain, khusus untuk daging ayam dan daging salmon, disarankan agar menyimpan dua jenis daging tersebut di suhu minus 2 derajat Celsius.
"Suhu minus 2 derajat Celsius adalah suhu paling ideal mempertahankan tekstur dan kualitas daging ayam dan daging salmon. Pada suhu minus 2 derajat celsius, daging ayam bisa tahan hingga 13 hari, sedangkan salmon tahan 11 hari," papar praktisi kesehatan Hendra Pawitra di acara yang sama.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.