SEJUMLAH Warga Kota Medan, Sumatra Utara punya kebiasaan saat berbuka puasa dengan menyantap kua sebagai menu pembuka. Salah satunya yang paling dicari ialah lemang atau lomang dalam Bahasa Mandailing.
Pada Ramadan tahun ini penjualan lomang bisa melonjak hingga dua kali lipat di pada hari biasa.
Salah satu tempat favorit penjualan lomang paling diburu ialah Lomang Panas Jaya di Jalan Flamboyan Raya, Medan, Sumatra Utara. Makanan khas Mandailing yang diberi selai itu kerap menjadi buruan warga Kota Medan saat bulan Ramadan.
Baca juga: Buka Puasa di Karawang, Cobain Makanan Kaki Lima Masuk Hotel
Sekilas tak ada yang berbeda dengan lomang-lomang lainnya. Lomang ini juga terbuat dari beras ketan yang dicampur santan kelapa. Lomang tersebut digulung daun pisang kemudian dimasukkan ke dalam seruas bambu lalu dibakar hingga matang.

(Foto: Instagram/@lomangpanasjaya)
Lomang akan lebih nikmat disantap dalam keadaan hangat. Cara mengonsumsi lomang pun berbeda-beda, bisa ditambahi srikaya, kari, durian, rendang maupun aneka selai lainnya.
Pemilik usaha lomang, Dafi mengaku penjualan lomang miliknya melonjak signifikan di luar bulan Ramadan.
"Bisa habis 250 batang lemang hari Senin sampai Jumat dan 500 batang pada Sabtu dan Minggu," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia.