SELAMA Pandemi Covid-19 kita memang diwajibkan memakai masker, apalagi ketika berada di tempat umum. Tapi, memang ada aturan tertentu ketika memakai masker salah satunya ketika berolahraga.
WHO sendiri menyarankan agar kita melapis masker ketika berada di kerumanan, dan banyak berkontak dengan orang lain. Namun saat berolahraga, memakai masker memang tidak dianjurkan, karena akan membuat napas kita sesak.
Nah, baru-baru ini beredar kabar bahwa memakai masker dapat menyebabkan kematian. Tapi bukan karena berolahraga memakai masker, tapi ketika kita bersin virus yang tersangkut pada masker akan kembali terhirup.

“MA$KS CAUSE C0VID DEATHS
Expelling the virus during normal breathing and sneezing is one of the way our body deals with the disease. Mask covers our respiratory tract and restricts the flow. So it keeps more viru$ in our respiratory tract increasing the load on our immune system as it has to deal with more virus as they haven’t been expelled.”
Atau dalam terjemahan bebasnya:
“MASKER MENYEBABKAN KEMATIAN KARENA COVID
Mengeluarkan virus ketika bernapas dan bersin adalah salah satu mekanisme tubuh kita dalam menangani penyakit (covid). Masker menutupi saluran pernapasan dan membatasi aliran pernapasan. Jadi masker menyimpan banyak virus di saluran pernapasan kita memperbanyak jumlah virus dalam sistem imun kita yang membuat sistem imun harus menghadapi lebih banyak virus karena virus tidak dikeluarkan.”
Kabar tersebut diunggah oleh akun Facebook milik Dheeraj D yang mengatakan bahwa penggunaan masker dapat menyebabkan kematian yang disebabkan oleh Covid-19. Narasi dalam unggahan tersebut mengatakan bahwa kematian bisa terjadi karena masker menghalangi virus yang keluar ketika bernafas atau bersin.
Akibatnya, masker memuat lebih banyak virus yang menyebabkan sistem imun tubuh harus menghadapi lebih banyak virus karena virus tidak dikeluarkan.