Turki Khalaf, juga dari Riyadh juga mendukung semua kebijakan yang membuat hidup lebih mudah dan mengurangi biaya.
“Saya berharap langkah selanjutnya adalah kartu perjalanan kita menjadi penting juga, dan kita menjadi bebas dari kecemasan setiap kali kita pergi ke bandara, takut catatan kecil itu hilang, dicuri, atau rusak,” ujarnya.
Uji coba akan berlanjut hingga 17 Mei. Wisatawan didorong untuk menggunakan aplikasi meski itu bukan persyaratan. Selama masa uji coba, penumpang masih harus membawa dokumen tradisional, dalam bentuk cetak atau digital, yang menunjukkan hasil tes PCR oleh klinik resmi.
Hal ini karena otoritas imigrasi dan kesehatan mungkin memerlukannya. Selain itu, travel pass tidak menggantikan persyaratan perjalanan atau masuk yang ada di Arab Saudi, termasuk kepemilikan paspor dan visa yang masih berlaku.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.