PAKISTAN International Airlines (PIA) melarang awak kabin berpuasa selama bulan suci Ramadan, yang kemungkinan akan dimulai pada 14 April (waktu Pakistan).
Maskapai nasional ini dilaporkan telah mengeluarkan peringatan keselamatan yang menghentikan kapten penerbangan dan awak kabin yang berpuasa. Pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Kepala Operasi Penerbangan Kapten Arshad Khan.
Ia mengatakan bahwa awak kabin tidak akan diizinkan untuk menerbangkan pesawat saat berpuasa.
Anggota awak kabin diharuskan untuk memberi tahu administrasi terlebih dahulu jika mereka berpuasa. Kapten dan Pejabat Pertama pesawat Boeing 777, Airbus 320, dan ATR telah diarahkan untuk menerapkan aturan secara ketat.

Pemberitahuan tersebut menyebutkan bahwa tidak dapat disangkal kegunaan puasa, namun menjalankan kewajiban dalam penerbangan dengan berpuasa dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Baca Juga: Pemilik Mata Minus Gak Bisa Jadi Pramugari? Anisa Fajar Ungkap Faktanya
"Meskipun dianggap bahwa terbang sambil berpuasa adalah sebuah kemungkinan, dalam kasus seperti itu, elemen risikonya cukup besar dan tingkat keselamatan minimal," kata maskapai itu kepada staf dalam sebuah surat edaran pada hari Jumat yang dilansir Okezone dari Paddle Your Own Kanoo.
"Dalam keadaan darurat, tindakan yang salah dan tertunda dapat mengakibatkan konsekuensi serius karena penilaian yang terganggu dan ketidakmampuan," lanjut memo itu.
"Setelah mempertimbangkan semua fakta secara objektif, jelas bahwa menerbangkan pesawat sambil berpuasa tidak hanya mempertaruhkan nyawa Anda sendiri tetapi juga orang lain, di pesawat dan di darat," jelas surat kabar Dawn.