Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tempat Wisata di Kabupaten Malang Tetap Beroperasi Normal Pasca-Gempa

Antara , Jurnalis-Selasa, 13 April 2021 |05:32 WIB
Tempat Wisata di Kabupaten Malang Tetap Beroperasi Normal Pasca-Gempa
Pantai Sendang Biru di Kabupaten Malang (Foto: Instagram)
A
A
A

SEKTOR pariwisata di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, tetap beroperasi normal pasca-gempa bumi yang melanda wilayah tersebut pada Sabtu, 10 April 2021 lalu dengan kekuatan magnitudo 6,1 dan menyebabkan ribuan rumah mengalami kerusakan.

Kepala Dinas Pariwisata, dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara mengatakan bahwa, hingga saat ini, belum ada instruksi dari Bupati Malang untuk menutup tempat tujuan wisata pasca-terjadinya gempa bumi tersebut.

"Memang sempat ada kekhawatiran pasca-terjadinya gempa. Namun, sejauh ini tidak ada instruksi untuk penutupan pada pantai yang ada di wilayah Kabupaten Malang," kata Made.

Baca juga: Patung Gorila di Batu Secret Zoo Ambruk Pasca-Gempa Magnitudo 6,7

Made mengatakan, pasca-terjadinya gempa bumi yang berpusat di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang dengan kedalaman 25 kilometer itu, diperkirakan masyarakat masih takut untuk melakukan wisata di kawasan pantai.

Menurut Made, ada kecenderungan bahwa masyarakat masih takut terjadi gempa susulan pada saat berwisata di wilayah pantai. Namun, secara umum, daerah wisata di wilayah Kabupaten Malang saat ini masih beroperasi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Satu minggu ini kemungkinan dampak (gempa bumi), masyarakat tidak berwisata ke pantai," sebutnya.

Sementara untuk daerah wisata lain seperti pegunungan, dan desa-desa wisata di wilayah Kabupaten Malang, Made mencatat tidak ada dampak akibat gempa bumi yang terjadi pada Sabtu tersebut.

Menurut Made, yang memberikan dampak cukup besar terhadap sektor pariwisata di wilayah Kabupaten Malang adalah adanya pandemi penyakit akibat virus Corona. Pemerintah Kabupaten Malang masih berupaya untuk memulihkan sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19.

"Untuk wisata lain seperti air terjun juga tidak ada penutupan, namun, memang karena masih dalam masa pandemi, sektor pariwisata masih belum maksimal," kata Made.

Sebelumnya, gempa bumi mengguncang sejumlah kawasan di Jawa Timur, Sabtu, 10 April sekira pukul 14.00 WIB. Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa berkekuatan magnitudo 6,1 tersebut berpusat di 90 kilometer barat daya Kabupaten Malang dengan kedalaman 25 kilometer.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat ada sebanyak 3.682 rumah yang rusak di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur. Selain itu, ada tiga orang yang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi tersebut.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement