Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Parameter Pernikahan Sehat, Sudahkah Hubungan Anda Bahagia?

Wilda Fajriah , Jurnalis-Sabtu, 10 April 2021 |07:49 WIB
Parameter Pernikahan Sehat, Sudahkah Hubungan Anda Bahagia?
Ilustrasi (Foto : Freepik)
A
A
A

Banyak orang yang membagikan keseruan mereka bersama pasangan, terlebih bagi mereka yang baru saja melakukan pernikahan alias pengantin baru. Mulai dari pamer foto mesra bersama, pakai baju couple, ketawa bareng, dan masih banyak lagi.

Namun, apakah pernikahan mereka benar-benar terlihat bahagia? Apakah parameter pernikahan dapat diukur dari apa yang Anda ketahui dari sosial media mereka? Ternyata tidak semudah itu! Karena Konsultan Pernikahan Indra Noveldy akan membagikan beberapa hal yang bisa Anda ukur sebagai parameter pernikahan yang sehat.

Dating regular

Pernikahan

Baca Juga : Pangeran Philip Meninggal, Ratu Elizabeth II Akan Pakai Busana Hitam Selama Masa Berkabung

Indra mengatakan bahwa banyak pasangan yang sudah menikah tidak pernah meluangkan waktu untuk quality time hanya berdua dengan pasangan. Jika pasangan terlalu fokus dengan urusan rumah tangga, tingkat sensitivitas diantara pasangan akan naik sehingga mudah terjadi konflik.

"Coba deh cek lagi kapan terakhir kali Anda dan pasangan nge-date? Tanpa bawa anak ya! Dan saat nge-date, Anda tidak boleh membahas sekolah anak, keuangan, masalah rumah tangga, apalagi masalah genteng bocor," ujarnya dalam webinar Berkonflik Sehat dengan Pasangan, Jumat (9/4/2021).

Kenyamanan

Seberapa nyaman Anda bersama dengan pasangan merupakan salah satu parameter yang bisa Anda ukur apakah pernikahan Anda sehat atau tidak. Karena bisa jadi Anda merasa nyaman, tapi apakah Anda yakin pasangan Anda juga nyaman?

"Definisi kenyamanan setiap orang itu kan berbeda ya. Bisa jadi buat Anda nyaman, tetapi buat pasangan belum tentu. Makanya dibutuhkan sikap saling terbuka antar pasangan," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement