Tak mau kalah dengan Melisa, penampilan Rimar yang selalu mendapatkan pujian dari para judges Indonesian Idol pun terulang kembali. Rimar membawakan lagu 'Dia' milik Maliq & d'essentials dan juga mendapatkan standing ovation dari lima juri. Bagi Rimar, tantangan kali ini sangat luar biasa, dimana dirinya mampu mendobrak lagu yang memang sangat easy listening ini bisa dibawakannya dengan genre yang berbeda.
"EDM tuh punya pakem sendiri. Aku mau bilang lagi sama kamu, penampilan kamu sangat internasional, gila pecah banget. Rimar harus ada di grand final," teriak Maia yang masih kagum dengan penanmpilan Rimar.
Tak hanya Maia, juri Rossa pun mengatakan jika Rimar tidak menjadi pemenang Indonesian Idol, ia tetap menjadi pemenangnya.
Penampilan terakhir di babak pertama bersama Weird Genius pun ditutup oleh Anggi yang membawakan lagu 'Terlalu Cinta' milik Rossa. Lagu dengan genre pop ini diubah menjadi R&B dan sontak membuat ke lima juri ikut bernyayi dan berdansa.
Rossa menanggapi lagu yang kali ini dibawakan Anggi betul-betul out of the box dan ia tidak menyangka jika Weird Genius berhasil mengubah genre lagu ini menjadi sangat luar biasa. Bahkan terucap dari bibirnya jika menjelang konser tunggalnya yang tidak lama lagi, Rossa memiliki keinginan untuk berkolaborasi dengan Weird Genius dan membawakan lagu tersebut dengan genre yang sama dengan yang dibawakan oleh Anggi.
Langkah Melisa Terhenti di Top 4

Foto: Dok.Instagram @indonesianidolid
Di babak ke dua Top 4 Indonesian Idol, masing-masing finalis kembali membawakan lagu secara solo. Ke empat finalis pun kembali menampilkan penampilannya secara maksimal. Sampai di penghujung acara, Boy William mengumumkan hasil akhir nama-nama yang berada di posisi aman dan tidak aman. Anggi menjadi peserta pertama yang lolos kemudian dilanjutkan dengan Mark yang juga lolos menjadi salah satu finalis Top 3 Indonesian Idol. Sementara Rimar dan Melisa berada di posisi yang tidak aman, hingga tiba waktunya Boy William mengatakan satu peserta yang harus pulang malam ini. Dialah Melisa Hartanto.
"Kamu luar biasa Melisa. Thank you for all the memories,” ucap Boy.