Saran pertama adalah kebiasaan memakai masker dan menjaga jarak yang sudah dibiasakan di masa pandemi terus berlanjut. Sebab, secara umum penularan TBC tak jauh berbeda dengan Covid-19 karena kedua penyakit ini menyerang sistem pernapasan.
"Jadi, saya menyarankan agar masyarakat terus melanjutkan kebiasaan menggunakan masker dan jaga jaraknya. Virus TBC itu menular lewat udara juga, jadi pakai masker itu penting sekali bukan hanya untuk mencegah Covid-19, tapi banyak penyakit lain yang dapat dihalau," papar Prof Tjandra.

Selain itu, untuk Kemenkes diharapkan upaya tracing dan testing yang masif pada TBC seperti yang dilakukan untuk Covid-19. Ia yakin, dengan pelayanan kesehatan yang semakin baik sekarang, tindakan ini bisa dilakukan.
"Yang tak kalah penting, komunikasi risiko dari Kemenkes untuk masyarakat pun harus sebesar yang diberikan untuk Covid-19. Saya berharap sekali Kemenkes semakin sering mengampanyekan pencegahan TBC lewat banyak platform dan diskusi untuk masyarakat soal TBC pun harus diperbanyak agar kesadaran masyarakat akan bahaya TBC semakin dikenali dan dapat dicegah," kata Prof Tjandra.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.