PANDEMI Covid-19 membuat sebagian besar perusahaan dan karyawannya akrab berkomunikasi melalui daring, alias virtual lewat Zoom, Google Hangouts dan berbagai platform komunikasi video lainnya.
Salah satunya rutinitas meeting atau rapat yang biasanya digelar secara langsung. Kini banyak dilakukan dengan cara online. Tapi sayangnya, meski sudah sering dilakukan sehari-hari. Sebagian orang belum memahami soal etika saat meeting virtual.
Apa saja sebetulnya hal atau tindakan yang tak pantas dilakukan ketika meeting virtual? Mewarta Huffingtonpost, berikut ulasan singkat 5 hal yang menurut para pakar etika, tak pantas dilakukan saat meeting virtual.
Tidak mute
Tidak mute tombol mic di saat bukan giliran berbicara, disebutkan oleh Nick Leighton, ahli etika sebagai keluhan nomor satu seputar meeting virtual. Tidak menekan tombol mute ini, membuat kondisi meeting jadi berisik dan orang lain bisa terganggu karena banyaknya suara-suara asing yang masuk.
Ketika sedang tidak berbicara, matikan tombol mic alias mute mic Anda agar mengurangi suara background, apalagi jika lingkungan Anda penuh suara hiruk pikuk.

Bergosip di kolom chat
Nick menyebutkan, tindakan satu ini bukan hanya tidak sopan tapi juga berpotensi merusak karier Anda. Apalagi obrolan yang dibahas adalah menggosipkan tentang orang lain, atau rekan sesama kolega di pekerjaan.
Terlambat hadir
Dalam dunia virtual, on time artinya muncul tepat waktu di depan kamera dengan keadaan semuanya sudah siap. Patricia Rossi, ahli tata krama dan keynote speaker mengatakan, idealnya kita bisa menyiapkan kamera, mic, beberapa menit sebelum waktu meeting yang dijadwalkan.
Tujuannya agar kita bisa mengecek apakah koneksi internet yang kita miliki stabil atau ada gangguan. Saat semuanya sudah oke dan siap, Anda juga akan lebih relaks menghadapi meeting.