Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Produsen Vaksin Perlu Mencontoh Sistem dan Lisensi Teknologi AstraZeneca

Pradita Ananda , Jurnalis-Selasa, 23 Maret 2021 |15:16 WIB
 Produsen Vaksin Perlu Mencontoh Sistem dan Lisensi Teknologi AstraZeneca
Vaksin Covid-19 (Foto: Biospace)
A
A
A

Vaksin AstraZeneca tidak hanya diproduksi dari hasil kerjasama AstraZeneca dengan Universitas Oxford di Inggris. Namun nyatanya juga dikembangkan di beberapa negara lainnya, seperti oleh SKBioScience di Korea Selatan dan Serum Institute of India di India.

Sistem dan lisensi teknologi inilah yang disebut oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) sebagai langkah yang seharusnya diikuti oleh para produsen vaksin Covid-19 lainnya, agar kebutuhan vaksin Covid-19 di dunia bisa lebih cepat terpenuhi.

 Vaksin Covid-19

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dengan gamblang menyerukan agar lebih banyak produsen vaksin Covid-19 lainnya, yang mengadopsi model ini untuk meningkatkan pasokan, termasuk untuk program berbagi vaksin Covid-19 WHO, COVAX yang berupaya untuk bisa mempercepat lebih banyak suplai vaksin Covid-19 ke negara-negara berkembang dan miskin di dunia.

“Jurang antara angka orang yang sudah divaksin di negara-negara kaya dengan jumlah angka yang yang diberikan melalui program COVAX itu semakin hari semakin tumbuh jadi ketidakadilan yang aneh,” Tedros dalam konferensi pers, dikutip Reuters, Selasa (23/3/2021).

Tedros menegaskan, ketidakmerataan ketersediaan vaksin Covid-19 ini bukan hanya soal moral. Tapi pada akhirnya merugikan diri sendiri dari aspek ekonomi dan epidemiologis.

“Distribusi vaksin yang tidak adil bukan hanya kekejaman moral. Itu juga merugikan diri sendiri secara ekonomi dan epidemiologis,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait keamanan vaksin, pihak AstraZeneca sendiri diketahui baru saja merilis data sementara yang menunjukkan bahwa vaksin buatan mereka yang dikembangkan bersama Universitas Oxford tersebut memiliki efikasi mencapai 79 persen dalam mencegah gejala Covid-19 dan tidak menimbulkan peningkatan risiko penggumpalan darah.

Di sisi lain, Kepala Ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan juga sudah menyebutkan bahwa vaksin AstraZeneca tersebut vaksin Covid-19 yang sangat baik untuk semua kelompok usia.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement