Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dokter Tidak Sarankan Filler Payudara, Apa Alasannya?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 22 Maret 2021 |22:04 WIB
Dokter Tidak Sarankan Filler Payudara, Apa Alasannya?
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

Kabar salah seorang selebgram mengaku alami malpraktek dalam upaya memperbesar payudara heboh di media sosial. Ya, dia melakukan treatment filler payudara tapi sayangnya yang diterima tidak sesuai dengan keinginan.

Filler payudara sejatinya sangat berbahaya ketika dilakukan. Bukan hanya akan memberi efek tidak indah di payudara, tetapi juga membawa dampak buruk bagi kesehatan. Itu juga yang membuat Pakar Kecantikan dan Antiaging Cyn Clinic, dr Cynthia Jayanto, M.Biomed (AAM), tidak merekomendasikan pengerjaan filler payudara.

"Treatment filler payudara itu berbahaya secara medis. Secara global, tindakan filler payudara sudah dilarang di negara Eropa dan Amerika, karena hal tersebut menimbulkan efek samping yang sangat buruk," kata dr Cynthia dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (22/3/2021).

Cek Kesehatan Payudara

Efek samping filler payudara, terang dr Cynthia, ketika tidak ditangai dengan baik akan berakibat fatal. Kondisi semacam pembengkakan akibat infeksi hingga terjadinya penyumbatan pembuluh darah ke jantung dan otak, hingga kematian, adalah risiko filler payudara.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement