BAYI yang dilahirkan dari ibu penerima Vaksin Pfizer teridentifikasi memiliki antibodi covid-19 di dalam tubuhnya. Artinya, tubuh si bayi otomatis terlindungi dari serangan virus corona karena ibunya menerima vaksin covid-19 sebelum melahirkan.
Para peneliti di Hadassah Medical Center di Yerusalem mengambil sampel darah yang sama yang ditemukan dalam 40 bayi baru lahir yang dianalisis. Hasilnya menjelaskan bahwa peneliti menemukan adanya antibodi covid-19 di semua tubuh bayi tersebut.
Baca juga: Hasil Penelitian Sebut Vaksin AstraZeneca Efektif Cegah Covid-19 Varian Brasil
Data lainnya, sebagaimana diterangkan kantor berita The Times of Israel, dijelaskan bahwa semua bayi yang diteliti berasal dari janin ibu yang sudah menerima dua dosis Vaksin Pfizer sekira seminggu sebelum melahirkan.

"Dalam penelitian ini kami menemukan antibodi imuniglobulin G yang aktif melawan spike protein SARS CoV2 yang pada dasarnya memblokir masuknya virus ke sel," terang Profesor Dana Wolf, kepala departemen virologi Hadassah Medical Center, seperti dikutip dari Fox News, Senin (22/3/2021).
Baca juga: Tenang, Vaksin Covid-19 Tak Batalkan Puasa
Temuan yang dipublikasi di situs pracetak medRxiv ini dianggap sebagai alasan untuk mengharuskan ibu yang akan melahirkan mendapatkan dua dosis lengkap vaksin covid-19.
Di sisi lain, sudah banyak penelitian vaksin covid-19 yang melibatkan ibu hamil dalam kelompok studinya. Lebih dari 10.000 ibu hamil telah menjalani uji coba sejak Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk perusahaaan Pfizer dan Moderna.