Kamar mandi pribadinya dilengkapi dengan pengering rambut. Sarapan disajikan setiap pagi dan hotel ini bahkan memiliki kolam renang dan meja biliard. Hotel ini dekat dengan Bandara Soekarno Hatta Jakarta, sekitar 16 km dari akomodasi.
Untuk tarif per malamnya adalah sekira Rp350 ribu dan waktu check in nya adalah dari pukul 00.00-23.59 dan waktu check out nya adalah pukul 00.00.

Sementara itu, alasan Cynthiara menjadikan hotel tersebut sebagai tempat prostitusi, karena mengalami kesulitan operasional selama pandemi Covid-19. Kombes Pol Yusri Yunus menyebutkan, Cynthiara bahkan meminta agar 30 kamar di hotel yang dia miliki agar tidak kosong dan selalu penuh selama pandemi.
“Motifnya, karena di masa pandemi Covid-19 hunian hotel cukup sepi, sehingga harus ada anggaran operasional. Sehingga mereka harus menerima kasus-kasus untuk perbuatan cabul dalam hotelnya. Sehingga biaya operasional hotel bisa berjalan," kata Yusri Yunus.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.