Motik Batik Parang Kusumo menjadi salah satu motif batik tertua dalam jejeran warisan budaya Indonesia. Dilansir dari laman batik.or.id, Motif Batik Parang Kusumo mengandung makna hidup harus dilandasi oleh perjuangan untuk mencari keharuman lahir dan batin, ibarat keharuman bunga (kusuma).
Motif Batik Parang Kusumo sering digunakan dalam pernikahan adat Jawa. Fakta uniknya, dahulu kala batik ini hanya dipakai oleh kalangan keturunan raja secara turun temurun saja loh!
Berikut beberapa motif Batik Parang Kusumo yang telah dirangkum oleh Okezone. Simak yuk!
1. Parang Kusumo Jogja

(Foto : Pinterest)
Motif Parang Kusumo Jogja ini sekilas terlihat sangat sederhana. Meski demikian, motif kain ini nampak elegan. Corak utama batik tersebut hanya berupa kombinasi pola ‘S’ serta bulatan-bulatan dan pola permata di ujungnya.
Paduan warna yang netral dengan kombinasi dua atau tiga warna membuat kesan sederhana dan elegan pada motif batik ini. Batik ini cocok dipadukan dengan berbagai macam outfit, mulai dari tampilan formal maupun casual.
Baca Juga Potret Pernikahan Engku Emran, Mantan Suami Laudya Cynthia Bella Persunting Noor Nabila
Baca Juga : 4 Pesona Noor Nabila yang Dinikahi Engku Emran, Mantan Suami Laudya Cynthia Bella
2. Batik Parang Kusumo/ Parang Kusumo Solo

(Foto : Pinterest)
Meski namanya hampir sama dengan motif parang kusumo Jogja, namun keduanya tidaklah sama. Batik parang kusumo memiliki garis-garis yang lebih tegas. Selain itu, pola huruf ‘S’ pada corak ini juga lebih ramping daripada parang kusumo Jogja.
Batik ini biasanya dipakai oleh pengantin wanita pada saat upacara tukar cincin. Meskipun sederhana, motif ini terlihat menarik. Kamu bisa menjadikannya sebagai atasan maupun bawahan yang membuat tampilanmu makin fashionable.
3. Parang Kusumo Seling Rusak

Dikutip dari wikipedia, motif batik Parang Rusak diciptakan oleh Panembahan Senopati saat bertapa di Pantai Selatan. Motif ini terinspirasi dari ombak yang tidak pernah lelah menghantam karang pantai. Motif Parang melambangkan kekuasaan dan kekuatan.
Proses produksi batik ini memerlukan ketenangan dan kesabaran yang tinggi. Kesalahan dalam proses pembuatannya dipercaya akan menghilangkan kekuatan gaib batik tersebut. Meskipun terkesan magis, batik ini dapat digunakan untuk pakaian formal sehari-hari .Dominasi warna coklat pada motif ini terkesan lebih berani jika dibanding motif Parang Kusumo lainnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.