KAPTEN Syahreza, seorang pilot legendaris yang mempunyai delapan lisensi dan pernah bergabung dengan 10 maskapai dunia, menceritakan pengalaman paling ekstrem sekaligus tak terlupakannya selama berkarier menjadi pilot. Seperti apa kisahnya?
Diceritakannya, Kapten Syahreza sempat bekerja di salah satu daerah konflik yang sedang terjadi peperangan. Ia ditugaskan untuk mengantar tentara dari satu negara ke negara lainnya.
Pesawat yang dikendalikannya harus terbang di bawah ketinggian 30.000 kaki guna menghindari rudal.
“Di situ kita harus terbang di bawah flight level 30.000. Kenapa? Biasanya kita terbang tinggi, kan? Karena kalau terbang di atas itu, itu adalah jalurnya rudal. Rudal itu diserang dari selatan ke utara, jadi kita terbang di bawahnya jalur rudal,” ungkap Kapten Syahreza pada video yang diunggah dalam saluran YouTube Vincent Raditya.
Baca Juga: Pramugari Anisa Fajar Pamer Bikini di Kolam Renang, Duh Cantiknya!
Pilot senior itu pernah bertugas saat perang antara dua negara terjadi. Lalu tepat di bawah pesawat Airbus 320 yang dibawanya terdapat rudal dengan kecepatan serupa dengan pesawat. Itu adalah pertama kalinya Kapten Syahreza melihat rudal dari jarak dekat.

“Saat kita terbang, ternyata rudalnya di bawah kita. Tapi karena kita berpisah alur, jadi kita sempat lihat rudalnya ke arah sana. Kemudian, kita laporkan. Itu pertama kali saya lihat rudal dalam jarak dekat. Dekat sekali. Tapi rudal itu kena GPS guiders, jadi gak memperngaruhui pesawat kita,” tuturnya.
“Saya melihat di radiometer kok ada yang aneh. Kemudian gak lama dari sebelah kiri ada benda yang terbang. Menjauhi pesawat, tapi sekarang. Dari belakang kanan ke kiri,” sambung Kapten Syahreza.