Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hotel dan Restoran Dapat Tekanan Ganda, Sandiaga Uno: Kita Sangat Terpukul

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Kamis, 18 Maret 2021 |14:30 WIB
Hotel dan Restoran Dapat Tekanan Ganda, Sandiaga Uno: Kita Sangat Terpukul
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Instagram/@sandiuno)
A
A
A

PERHIMPUNAN Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I 2021 hari ini, Kamis (18/3/2021).

Acara yang mengusung tema itu 'Bersama Kita Akhiri Pandemi Covid-19, Bangkitkan Pariwisata Indonesia' itu turut dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno.

Sandiaga dalam sambutannya kembali menegaskan bahwa, saat ini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia sedang berjuang menahan gelombang pandemi Covid-19 yang sangat memprihatinkan. Hal tersebut tentu memengaruhi keberlangsung pariwisata Nusantara.

Baca juga: Sandiaga Uno Tambah Dana Hibah Pariwisata Tahun Ini Jadi Rp3,7 Triliun

"Kita semua sangat terpukul melihat betapa hotel-hotel, cafe dan restoran menghadapi tekanan ganda. Biaya yang naik di tengah pemasukan yang menurun tajam akibat menurunnya mobilitas masyarakat, terutama jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang turun secara drastis," ujarnya.

Untuk memulihkan sektor parekraf, ia mengaku, sejak didapuk menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ia langsung meluncurkan sejumlah program khusus yang disebut dengan istilah Gercep (gerak cepat), Geber (gerak bersama), dan Gaspol (garap kembali semua potensi lapangan kerja).

Ketiga unsur program ini tidak terlepas dari hasil masukan para pelaku usaha pariwisata yang tergabung dalam PHRI.

"Saya mendapat banyak sekali masukan penting. Mendengar betapa beratnya perjuangan yang mereka sedang hadapi, membuat kita harus Gercep, Geber, dan Gaspol," tuturnya.

Sebelumnya, Sandiaga menyebut pihaknya sudah merespons cepat kondisi ini dengan mengeluarkan program dana hibah pariwisata.

Program ini mendukung pemulihan industri hotel, restoran serta daerah pariwisata terdampak. Kemenparekraf sendiri dilaporkan telah menyalurkan dana hibah sebesar Rp2,2 triliun kepada 6.730 hotel dan 7.630 restoran.

"Pada tahun 2021 ini, kami juga sudah mengalokasikan anggaran dengan estimasi Rp2,7-3,7 triliun untuk disalurkan kepada usaha pariwisata, Mudah-mudahan dapat menyelamatkan banyak lapangan kerja dan membuka lebih banyak lagi peluang usaha," katanya menandaskan.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement