Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada, Diet Tinggi Lemak Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung

Diana Rafikasari , Jurnalis-Kamis, 11 Maret 2021 |15:37 WIB
Waspada, Diet Tinggi Lemak Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung
Ilustrasi menu diet tinggi lemak. (Foto: Master1305/Freepik)
A
A
A

Guna memeriksa apakah Nox2 terlibat dalam menyebabkan stres jantung, tim membandingkan hasil dengan tikus yang dibiakkan secara khusus untuk melumpuhkan Nox2, menghentikan aktivasi protein pada tingkat sel. Tikus 'knock out' juga diberi makan makanan tinggi lemak, tetapi menunjukkan sedikit atau tidak ada peningkatan stres oksidatif yang sama.

Baca juga: Detak Jantung Terasa Terlalu Cepat atau Lambat, Bisa Jadi Aritmia 

Selain itu, tim menggunakan tiga eksperimental yang diketahui dapat mengurangi produksi ROS terkait Nox2, dan menemukan bahwa ketiganya menunjukkan beberapa janji dalam mengurangi efek ROS dalam merusak jantung tikus.

Tikus yang diberi diet tinggi lemak menerima 45 persen konsumsi kalori mereka dari lemak, 20 persen dari protein, dan 35 persen karbohidrat.

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement