Air terjun ini berbentuk ceruk, dikelilingi bukit-bukit, dan di setiap dinding tebingnya dialiri air yang berasal dari atas.
Setiap tetesannya akan membasahi tubuh para wisatawan, seolah-olah sedang terjadi hujan. Percikan-percikan air inilah yang disebut hujan abadi.
Air Terjun Madakaripura nyatanya tidak terlepas dari legenda. Konon, tempat ini sebagai peristirahatan terakhir atau pertapaan pati Gajah Mada pada masa Kerajaan Majapahit.
Baca juga: Indahnya Air Terjun Moramo, Serpihan Surga di Hutan Tanjung Peropa