Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada Angkutan Perintis, Kunjungan Wisatawan ke Cilacap Diharapkan Meningkat

Antara , Jurnalis-Senin, 08 Maret 2021 |20:00 WIB
Ada Angkutan Perintis, Kunjungan Wisatawan ke Cilacap Diharapkan Meningkat
Bus DAMRI berhenti di pelataran Benteng Pendem, Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah (Antara)
A
A
A

DINAS Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengharapkan kehadiran angkutan perintis yang dilayani armada bus milik Perum DAMRI dapat meningkatkan kunjungan wisatawan di daerah itu.

"Kami menyambut baik kehadiran bus perintis yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata yang dilaluinya," kata Kepala Dinporapar Kabupaten Cilacap Heroe Harjanto di Cilacap, Senin (8/3/2021).

Baca juga:  Cilacap Buka Rute Angkutan Perintis di Jalur Wisata

Tapi, dia mengakui jumlah penumpang yang diangkut bus perintis yang melayani rute Benteng Pendem/Pantai Teluk Penyu-Pantai Jetis pergi pulang (PP) tersebut masih minim.

Ia menduga hal disebabkan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga masyarakat masih enggan untuk berwisata.

 

"Namun dari pantauan kami, beberapa destinasi wisata di wilayah barat Kabupaten Cilacap sudah mulai bergeliat. Mungkin tahun 2022, kondisi sektor pariwisata mulai membaik," katanya.

Baca juga: Bukan Hanya Penjara, Ini 5 Destinasi Wisata Keren di Pulau Nusakambangan

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pihaknya ke depan akan mengusulkan supaya angkutan perintis di jalur wisata tersebut diperpanjang hingga Cipari yang berada di wilayah barat Kabupaten Cilacap.

"Mungkin kalau rutenya sampai Cipari, okupansi penumpangnya cukup bagus," katanya menegaskan.

Disinggung mengenai target pendapatan dari sektor pariwisata, Heroe mengatakan pihaknya menargetkan minimal sama seperti realisasi pendapatan tahun 2020 karena masih dalam suasana pandemi COVID-19.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement