Ia menambahkan, pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat terdampak dengan pandemi Covid-19. Arus wisatawan dan layanan industri pariwisata diakuinya, belum dapat berjalan/beroperasional sepenuhnya.
"Hal ini menjadi sebuah konsekuensi bahwa aktivasi sektor pariwisata harus menjamin aktivitas wisata yang aman, yang pro pencegahan penyebaran Covid-19," ujarnya.
Reaktivasi wisata domestik dan penerapan protokol kesehatan melalui sertifikasi CHSE sebelumnya telah dijalankan mulai pertengahan dan kuartal ketiga tahun 2020 lalu.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.