Laura langsung izin keluar dari kokpit dan menangis.
“Dia ngotot banget. Dia langsung ambil pulpen, and then dia ambil kertas. (Dia bilang) ini, kamu catat nomor rekening. Catat nomor rekening. Terus dia masuk lagi ke kokpit, teus itu (kertasnya) langsung aku buang,” jelasnya.
Selain hal-hal tersebut, Laura juga pernah ditawarkan uang tunai senilai 5.000 dollar Singapura atau setara dengan Rp52 juta. Bahkan setelah mereka selesai bekerja, Laura sempat dihubungi oleh kapten tersebut. Namun, nomornya ia blok.
Laura merasa sakit hati dengan perlakuan pria tersebut dan sempat punya niatan membawa masalah yang menimpanya ke pihak maskapai. Tetapi saat itu Laura baru saja bergabung dengan maskapai di mana tempatnya bekerja.
Ia tidak mau memperpanjang masalah, selama kapten tersebut tidak coba melakukan kontak fisik di luar batas.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.