Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Malang Punya Bangunan Angker Penuh Kisah Mistis, Di Mana Saja Lokasinya?

Natalia Christine , Jurnalis-Kamis, 18 Februari 2021 |20:04 WIB
Malang Punya Bangunan Angker Penuh Kisah Mistis, Di Mana Saja Lokasinya?
Wisma Tumapel Malang. (Foto: Instagram @rohiyahamida)
A
A
A

Wisma Tumapel

 wisma

(Instagram rohiyahamida)

Wisma yang terletak di Jalan Tumapel No.1, Kiduldalem, Klojen, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur mulanya bernama Hotel Splendit dan telah berdiri sejak tahun 1928. Pada 1944, masa kependudukan Jepang, bangunan ini dijadikan sebagai kantor pemerintahan.

Setelah Indonesia merdeka, pada 1950 wisma ini berganti kepemilikan dan dijadikan sebagai wisma dosen, serta ruang kelas oleh FKIP, Universitas Airlanga. Hingga pada 1968, bangunan ini berganti kepemilikan menjadi wisma milik IKIP Malang yang dikenal dengan Universitas Negeri Malang.

Pada 2009 bangunan ini dikosongkan dan akan diubah menjadi sebuah hotel. Namun banyak investor yang mundur karena masalah kepemilikan.

Setelah bertahun-tahun kosong dan tak terawat, banyak cerita mistis yang terjadi di dalam wisma tersebut. Terdapat penampakan wajah noni Belanda berwajah rata yang sering muncul di lorong banunan. Selain itu juga, terdapat sosok putih di atas kuburan yang berada di samping bangunan yang kadang hilang dan timbul begitu saja.

Meskipun demikian, tempat ini terkadang dijadikan sebagai tempat pemotretan oleh wisatawan. Terdapat beberapa aturan yang harus dipatuhi jika berkunjung ke tempat ini, yaitu dilarang berkata kotor, melakukan kegaduhan, ataupun usil merusak barang barang yang ada.

Rumah Hantu Rinjani

Disebut dengan Rumah Hantu Rinjani, karena menurut warga setempat sering terjadi penampakan. Rumah tersebut terlihat angker karena terdapat banyak tumbuhan ilalang yang tumbuh di sekitar bangunan.

Selain itu juga sering terjadi penampakan sosok hantu noni Belanda di atas atap rumah. Lalu ada penampakan anak kecil Belanda yang asyik bermain. Terkadang juga terdapat sosok hantu Menir Belanda duduk di teras.

Rumah tersebut sempat dimiliki oleh Han Kian Gwan alias Ivan Nurhansyah. Han Kian menikah dengan seorang wanita yang bekerja di rumahnya, bernama Sudarmi dan memiliki anak perempuan. Kemudian pada 1986, Ivan meninggal dunia.

Kemudian terjadi pemindahan kepemilikan dari tangan ke tangan, hingga terakhir dimiliki seseorang bernama Luciana Tanoyo.

Rumah yang dikenal angker tersebut merupakan salah satu kekayaan arsitektur kuno peninggalan Belanda dan kini menjadi saksi sejarah.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement