ANGGOTA Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Himmatul Aliyah berjanji akan terus mempromosikan wisata Indonesia di kancah internasional.
“Jadi, melalui BKSAP ini kita akan berusaha untuk terus mempromosikan Indonesia, mempromosikan bahwa Indonesia aman,” ujar Himma dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (15/2/2021).
Menurut dia, kondisi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) dalam pandemi saat ini telah mengalami penurunan hingga 12 juta kunjungan wisata dengan kerugian sekitar 15 miliar dolar AS. Sektor parekraf merupakan salah satu yang paling terdampak pandemi dan pemulihannya diprediksi paling lama.
Baca juga: Luhut Targetkan 2.000 Hektar Lahan untuk Land Clearing
Pihaknya lanjut Himma, akan memanfaatkan jaringan atau forum-forum parlemen di dunia untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, terutama destinasi wisata prioritas seperti Danau Toba di Sumatra Utara, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Borobudur di Jawa Tengah dan Likupang di Sulawesi Utara.
Tak hanya itu, dirinya juga memberikan catatan kepada pemerintah agar memberikan citra dan jaminan ke luar negeri bahwa di Indonesia aman untuk dikunjungi.
Ia menilai hal itu akan membawa implikasi baik untuk menggairahkan ekonomi dan investasi di Indonesia dari sektor pariwisata, meski untuk sementara waktu Indonesia sedang menutup sementara kunjungan dari negara lain.
Baca juga: Dispar Siapkan Program Pemulihan Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Cianjur
“Tetapi memang sekarang ada kebijakan dari kementerian luar negeri bahwa Indonesia sedang menutup (lockdown) sementara untuk warga negara asing. Jadi, mungkin nanti kalau setelah dibuka lagi, kita dari BKSAP akan terus mempromosikan ini sebagai bagian tugas dari BKSAP,” tandasnya.
(Rizka Diputra)