5. Atraksi Liong dan Barongsai
Liong dan Barongsai bukan hanya sekadar pertunjukkan. Mereka juga memiliki makna tersendiri bagi masyarakat Tionghoa. Tarian naga dan macam dipercaya dapat mengusir roh-roh jahat yang membawa energi negatif. Selain itu tarian ini juga dipercaya membawa kebahagiaan dan kesenangan.
6. Mengunjungi saudara yang lebih tua
Sama seperti Lebaran pada umat muslim, masyarakat Tionghoa juga kerap mengunjungi kerabatnya yang lebih tua untuk bersilaturahmi. Jadi tak heran jika saat Imlek masyarakat Tionghoa akan pulang kampung untuk merayakan bersama keluarga besarnya.
7. Bagi-bagi angpau
Mungkin bagi-bagi angpau merupakan ciri yang paling identik dari Imlek. Tujuan dari tradisi ini adalah membagikan sebagian rejeki dari orang yang sudah berkeluarga kepada anak-anak dan orang tua. Satu hal yang unik, dalam angpau tidak boleh mengandung angka empat. Pasanya angka empat memiliki makna buruk yang berarti mati.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.