Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bebas Kendaraan, Kota Tua Jakarta Jadi Pusat Sejarah dan Budaya Terpadu

Salsabila Jihan , Jurnalis-Senin, 08 Februari 2021 |14:01 WIB
Bebas Kendaraan, Kota Tua Jakarta Jadi Pusat Sejarah dan Budaya Terpadu
Ilustrasi penataan Kota Tua Jakarta. (Foto: Instagram Anies Baswedan)
A
A
A

Seperti diketahui, Kota Tua Jakarta di masa lalu merupakan kota rebutan yang menjadi simbol kejayaan bagi siapa saja yang mampu menguasainya. Pada abad ke-16 wilayah ini dijuluki "Permata Asia" dan "Ratu dari Timur" oleh pelayar Eropa, Jakarta Lama dianggap sebagai pusat perdagangan untuk Benua Asia karena lokasinya yang strategis dan sumber daya melimpah.

Kota Tua Jakarta, kini menjadi salah satu destinasi wisata favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk menghabiskan akhir pekan atau sekadar berjalan-jalan santai. Di sini para wisatawan dapat melihat deretan bangunan atau gedung-gedung kuno peninggalan sejarah Batavia yang menjadi ikon tersendiri di kawasan tersebut. Mulai dari Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, hingga Jembatan Kota Intan.

Kawasan yang memiliki luas 13, kilometer persegi ini biasa digunakan sebagai tempat untuk berburu spot-spot yang ikonik dan menari. Selain itu, di tempat ini juga bisa mempelajari sejarah-sejarah masa kuno dan berbagai budaya, serta barang peninggalan para pahlawan di Kawasan Kota Tua ini.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement