Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penggunaan GeNose Malah Bisa Sebabkan Covid-19 Makin Menyebar?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 06 Februari 2021 |12:16 WIB
Penggunaan GeNose Malah Bisa Sebabkan Covid-19 Makin Menyebar?
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) memulai penggunaan alat deteksi Covid-19 berbasis napas karya anak bangsa, GeNose, di terminal dan stasiun kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) pun terpantau mulai membuka layanan GeNose di waktu tersebut.

Di stasiun kereta api, layanan GeNose tersebut menjadi salah satu opsi persyaratan bagi para penumpang kereta api jarak jauh. Untuk tahap awal, GeNose ditempatkan di empat stasiun yaitu Stasiun Gambir dan Pasar Senen di Jakarta, Stasiun Solo Balapan, dan Stasiun Tugu Yogyakarta.

Namun, Ahli Epidemiolog Griffth University Australia, Dicky Budiman menilai, penggunaan GeNose untuk populasi umum itu salah sasaran.

"Jika merunut dari data studinya, GeNose itu diuji untuk pasien rumah sakit, bukan populasi umum. Jadi, kalau mau dipakai, ya, di rumah sakit, bukan di terminal atau tempat umum lainnya," kata Dicky saat diwawancarai MNC Portal melalui pesan singkat.

Melihat lokasi pengambilan sampel di ruang terbuka pun membuat Dicky khawatir akan terjadinya penyebaran virus yang semakin luas. "Saat pengambilan sampel, itu dilakukan di ruang terbuka dan orang harus lepas masker, ini berbahaya sekali karena Covid-19 terbukti menyebar lewat udara," tegasnya.

Jika berkaca pada skrining Covid-19 dengan napas yang dilakukan di negara Eropa, sampel diambil bukan di ruang terbuka seperti yang bisa dilihat bersama di terminal atau stasiun Indonesia.

"Kalau di Eropa itu, memang ada skrining dengan napas, tapi diambilnya di lab kecil yang dibuat khusus dengan tekanan negatif, sehingga udara enggak kemana-mana. Intinya, jangan di ruang terbuka, itu berbahaya sekali," sambungnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement