Berikutnya, vaksin yang sudah jadi tersebut mulai akan dialokasikan pada akhir Februrai 2021 kepada para petugas publik dan tenaga pelayanan publik, termasuk di dalamnya para anggora TNI/POLRI.
Mengingat setiap dosis vaksin begitu berharga dan sangat penting, Bambang mengungkapkan, agar kualitasnya tetap terjaga selama proses pendistribusian. Bio Farma menggunakan sistem distribusi yang terintergasi.
“Agar tetap terjaga Bio Farma memakai Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV), yang terintergrasi dan dilengkapi dengan Dashboard Internet of Thing,” tegas Bambang.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.