BADAN Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) menganggap kedatangan vaksin Covid-19 dapat membantu menghidupkan kembali sektor pariwisata yang sempat mati suri akibat hantaman pandemi Covid-19.
"Dengan adanya vaksin ini kita harapkan pandemi Covid-19 cepat berlalu dan tentunya diharapkan pelayanan publik dapat mulai bergerak normal dan kita bisa kembali siap menerima kunjungan wisatawan," ujar Direktur Utama BOPLBF, Shana Fatina, Selasa (2/2/2021).
Hal itu disampaikannya terkait kedatangan vaksin Covid-19 di Labuan Bajo yang jumlahnya mencapai 1.600 dosis. Vaksin tersebut nantinya yang diperuntukan bagi tenaga kesehatan di daerah itu.
Baca juga: 7 Destinasi Wisata Populer di Myanmar, Pagoda hingga Gua Laba-Laba
Shana menjelaskan, jika sektor pariwisata sudah kembali pulih, tentunya pelaku wisata juga harus bersiap menyambut kunjungan kerinduan pascapandemi Covid-19 ini.
"Kalau dari saya sendiri bersyukur karena dengan adanya vaksin ini bersyukur karena pandemi akan berakhir dan aktivitas masyarakat akan kembali pulih," tuturnya.
Lebih lanjut kata dia, kedatangan vaksin tersebut juga akan sangat membantu tenaga medis di Manggarai Barat, khususnya Labuan Bajo sebagai kota tujuan wisata yang selama ini harus berjuang dengan fasilitas yang sangat terbatas menanggani pasien Covid-19.
Baca juga: Berlaku Mulai 5 Februari, Ini Syarat-Syarat Pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun
Shana mengaku dirinya siap divaksin jika memang masuk dalam kelompok pertama yang berhak mendapat vaksin.
"Yang akan divaksin setahu saya tenaga medis, dan aparat. Tentunya, kami mendukung dan selalu siap untuk mendorong vaksinasi di Labuan Bajo. Tetapi kalau diminta vaksin saya siap," tegasnya.
Saat ini lanjut Shana, pihaknya bersama pemerintah dan berbagai pihak sedang menata kembali sektor pariwisata di Labuan Bajo dan sekitarnya, serta menyiapkan tiga strategi di masa pandemi Covid-19 ini untuk meningkatkan kunjungan wisatawan pasca pandemi.
Tiga strategi yang digunakan antara lain mendukung tanggap darurat: penanganan tenaga kerja terdampak, bantuan APD, padat karya dan lain-lain. Kemudian yang kedua adalah persiapan protokol cleanliness, health, safety, Environment (CHSE) seperti simulasi K3, pelatihan, pendaftaran CHSE .
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.