Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Pulau Lantigiang Dijual Rp900 Juta, Yuk Intip Keindahannya

Salsabila Jihan , Jurnalis-Senin, 01 Februari 2021 |06:03 WIB
Viral Pulau Lantigiang Dijual Rp900 Juta, Yuk Intip Keindahannya
Keindahan Pulau Lantigiang. (Foto: Instagram agungrizki90)
A
A
A

PULAU Lantigiang yang terletak di Kabupaten Kepulauan Selayar ini diduga telah dijual seharga Rp900 juta kepada pembeli dengan menyetor uang muka sebesar Rp10 juta.

Kegiatan jual beli Pulau Lantigiang ini tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Kepolisian Polres Selayar tengah mendalami kasus dugaan penjualan pulau yang tak berpenghuni ini.

Polres Selayar menyebut, warga bernama Syamsu Alam menjual Pulau Lantigiang kepada pengusaha properti wisata,  Asdianti.

Ya, Asdianti disebut menjadi direktur PT Selayar Mandiri Utama dan Taka Bonerate Dive Resort. Lalu dirinya juga berkecimpung di dunia properti villa di Bali, berdasarkan akun media sosial miliknya.

Pada 2016, wanita ini juga pernah memberi penawaran penyewaan villa di Bali seharga Rp250 juta per tahun. Lalu menawarkan aset villa lain dengan iming-iming uang dollar.

Pulau Lantigiang ini masuk dalam wilayah Desa Jinato, Kecamatan Takabonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Walaupun tidak berpenghuni, pulau ini memiliki hamparan pasir pantai yang putih dan air laut yang masih jernih. Selain itu, di bibir pantai pulau ini terdapat banyak ikan pari. Ikan pari bisa berbahaya bagi manusia jika ia diprovokasi hingga berlebihan.

Pulau Lantigiang ini ternyata masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Taka Bonerate. Taman nasional ini merupakan taman laut yang memiliki kawasan atol terbesar ketiga di dunia setelah Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa.

Luas total dari atol ini adalah sekitar 220.000 hektare dengan luas sebaran terumbu karang mencapai 500 kilometer persegi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement