Selama masa lockdown yang ditetapkan pemerintah Inggris, tempat pangkas rambut termasuk hairdressers dilarang beroperasional. dan Komisaris Polisi Metropolitan Cressida Dick, menyebutkan aparat tak segan-segan untuk menindak orang-orang yang nekat melanggar aturan.
Terkait kasus 31 orang petugas polisi yang malah nekat melanggar aturan lockdown ini, Komandan perwira, Inspektur Kepala Detektif Marcus Barnet, mengatakan hal ini jadi sangat mengecewakan karena seharusnya para aparat bisa memberikan contoh yang baik pada masyarakat, bukan malah melanggar peraturan.
“Meskipun mereka menyumbangkan uang untuk amal sebagai bagian dari sesi potong rambut itu, tapi ini tidak buat mereka bebas dari keputusan yang sangat buruk. Masyarakat berharap polisi bisa jadi panutan dalam mengikuti regulasi yang dirancang untuk mencegah penyebaran virus mematikan ini,” kata Marcus.
Dengan hukuman denda yang diberikan kepada 31 orang polisi tersebut, Marcus berharap masyarakat umum bisa melihat ini jadi bukti jika polisi tidak kebal terhadap penegakan aturan hukum yang berlaku.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.