KERJA 'overtime' tengah diangkat ke publik, setelah cuitan Pandji Pragiwaksono ramai dibahas di Twiiter. Stand-up Komedian itu dinilai kurang etis dalam menerapkan jam kerja untuk karyawannya.
Hal itu bermula saat Pandji bercerita kalau dirinya baru saja mengirimkan pesan ke timnya urusan pekerjaan pukul 00.44 di hari Sabtu. Pernyataan ini kemudian disikapi beragam oleh netizen, tapi kebanyakan komentar tak sedap.
Tapi, Psikolog Meity Arianty menjelaskan bahwa dari kasus ini kita bisa belajar bahwa menerima pekerjaan itu tak bisa sembarangan. Sebab, setiap perusahaan punya peraturannya sendiri dan itu harus diketahui calon karyawan.
"Tidak bisa dipungkiri, ada beberapa orang mungkin harus mengambil pekerjaan tertentu karena desakan ekonomi, sehingga bisa saja dia bekerja tapi tidak sesuai dengan keinginannya," terang Mei pada Okezone melalui pesan singkat, Minggu (24/1/2021).
