"Saya tidak akan pernah bisa hidup dengan diri saya sendiri, mengetahui bahwa saya bisa menjadi alasan seseorang bisa (sakit) itu juga menyakitkan saya."
Sementara itu, keluarga Mack dilaporkan bahagia karena kondisinya aman dan telah kembali ke Amerika.
"Saya mendapat telepon pertama, saya pikir, yang mengatakan bahwa dia dalam masalah. Pacarnya menelepon ketika pihak berwenang sedang berbicara dengannya," kata neneknya.
"Kamu mungkin bisa mendengarnya. Dia terus berkata, 'tolong jangan marah padanya. Tolong jangan marah padanya.' Dan aku seperti, 'dia tahu yang terbaik'," ucap nenek Mack.
"Ini sangat melegakan karena akhirnya aku bisa tidur dengan tenang. Memang agak sulit untuk tidur ketika seseorang yang sangat kau cintai (dalam masalah) hingga tidak tidur, dan bahwa mereka tidak nyaman. Aku tahu dia gadis yang tangguh tapi dia pasti juga takut," tuntasnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.