Kanker serviks jika terdeteksi pada tahap awal, bisa jadi salah satu bentuk kanker yang paling bisa diobati. Setiap wanita harus diberitahu tentang kanker ini, gejala, faktor risikonya, dan tips untuk melindungi diri dari silent killer ini.
Kanker serviks dapat digambarkan sebagai jenis kanker yang berasal dari sel leher rahim yaitu bagian bawah rahim dan menghubungkan vagina. Sebagian besar kasus serviks disebabkan oleh berbagai jenis human papillomavirus (HPV), yang merupakan infeksi menular seksual.
Sistem kekebalan tubuh mencegah virus melakukan kerusakan ketika seseorang terkena HPV. Namun, virus bertahan selama bertahun-tahun dan dapat menyebabkan sel serviks berubah menjadi sel kanker. Perlu dicatat bahwa baik pria maupun wanita dapat terinfeksi HPV, yang dapat ditularkan bahkan ketika orang yang terinfeksi tidak menunjukkan tanda atau gejala.
Menyadari kondisi tersebut dan mengambil tindakan pencegahan dapat sangat membantu dalam mencegah atau mengurangi risiko. Dr Madhuri Burande Laha, Konsultan Obstetri dan Ginekolog, Rumah Sakit Ibu, Kharadi, Pune, India, mencantumkan beberapa hal yang harus diketahui setiap wanita tentang kanker serviks. Berikut ulasannya dilansir dari Times Now News, Senin (18/1/2020).
