Menurutnya subjek orang yang divaksin baik Turki dan Brasil memiliki perbedaan yang sangat besar dibandingkan dengan subjek vaksinasi yang dilakukan di Bandung. Perbedaan subjek orang yang di vaksinasi ini membuat tingkat efikasi di tiga negara ini pun berbeda.
?Di turki 20 persen tenaga kesehatan (Nakes), dan 80 persen orang yang memiliki risiko tinggi. Jadi efikasinya bisa lebih tinggi juga. Di Brasil semuanya (yang divaksin) tenaga kesehatan, sementara di Bandung subjeknya populasi umum.
"Jadi efikasi 65,3 persen artinya perlindungan untuk populasi umum sangat tinggi. Sebab subjeknya pun berbeda dengan dua negara lainnya,” tuntasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.