“21 Desember 2020 itu dengar info teman kerja, positif. Di situ sudah panik, sepanik-paniknya. Lalu gue tes swab PCR, dan besoknya 22 Desember 2020 terima hasil jam 12 malam di sini gue sudah tidur dan lemas banget. Dapat kabar gue positif Covid-19,” imbuhnya.
Memutuskan isolasi mandiri di rumah, seorang diri di lantai 2 kediaman pribadinya, di hari pertama karantina, Irfan mulai merasakan rasa sakit lanjutan.
“Lemasnya kayak tipes katanya, terus juga napasnya enggak plong banget. Ini punggung belakang sakit, kepala juga rasanya berat. Greges-greges di badan sih sudah hilang,” pungkas Irfan.
Baca juga: Duduk di Warung Arya Saloka Pakai Topi Rp5 Juta, Netizen Sampai 'Sakit Mata'
Positif terinfeksi Covid-19, selama karantina mandiri, Irfan juga menunjukkan kadar saturasi oksigen dalam tubuhnya hampir menyentuh titik angka berbahaya. Diketahui, kadar oksigennya sempat di angka 92, hanya berselang 2 angka dari titik angka bahaya yakni 90.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.