Salah satu dampak dari terjadinya pandemi Covid-19, ialah mengharuskan setiap orang untuk bisa beradaptasi dengan sederet kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari.
Jika dulu bisa santai memegang benda apapun atau bersentuhan dengan siapa saja, berhimpitan dengan orang lain dan tak perlu memakai masker. Sekarang, hidup di masa pandemi mengharuskan setiap orang di dunia, termasuk masyarakat di Indonesia untuk beraktivitas sehari-hari dengan menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan air dan sabun, dan menjaga jarak secara fisik dengan orang lain.

Namun sayangnya, kebiasaan perilaku baru yang dikenal masyarakat awam dengan sebutan protokol kesehatan ini mulai mengalami penurunan di Indonesia.
Mengutip laman situs resmi Kemenkes RI, Jumat (8/1/2021) disebutkan dalam Survei KAP (knowledge, attitude, practice) COVID-19 yang digelar oleh Johns Hopkins Center for Communication Program (JHCCP) bekerja sama dengan Facebook, WHO, Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan Global Outbreak Alert and Response Network (GOARN) di 67 negara di dunia termasuk Indonesia, menunjukkan hasil terjadinya penurunan dalam perilaku masyarakat Indonesia saat gelombang pertama (Juli 2020) dengan gelombang 7 (Oktober 2020).