Lebih lanjut ia juga menjelaskan soal keamanan juga sangat penting untuk dipastikan sebelum vaksin diedarkan. Sebab, keamanan vaksin dipantau secara periodik pada subyek uji klinik, yaitu selama 30 menit setelah penyuntikan. Kemudian ada pemantauan ketat dalam 14 hari pertama, diikuti 3 bulan dan 6 bulan setelah penyuntikan.
"Setelah kita mendapatkan data-data tersebut, maka dapat diberikan persetujuan penggunaan atau EUA. Sedangkan untuk efektivitas vaksin, kita terus akan memantau kemampuan vaksin menurunkan kejadian penyakit di masyarakat dalam jangka waktu yang lama," tuntasnya.
Baca juga: Tidak Semua Penyintas Covid-19 Bisa Donor Plasma Konvalesen, Ini Kriterianya

(Hantoro)