MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menemui Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin, Selasa (5/1/2021) sore.
Keduanya membahas sejumlah perkembangan dalam percepatan pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.
Pada pertemuan itu, Kiai Ma'ruf Amin menegaskan budaya bersih dapat menjadi suatu kenormalan baru. Penerapan protokol kesehatan yang ketat lewat K4 (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan) atau CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) harus terus ditingkatkan.
Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Ingin Gelar Event Besar Sport Tourism
Tujuannya menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan. Selain itu, dia juga menitipkan pendekatan dua klaster, yaitu usaha mikro kecil sebagai satu klaster yang harus diberikan pemberdayaan dan bantuan sosial. Kemudian klaster menengah usaha besar yang harus diberikan insentif kebijakan agar mereka bisa bertahan di masa pandemi ini.
“Beliau juga memberikan contoh konsep seperti Balkon Desa, balai ekonomi desa yang sudah dianggap berhasil dan menjadi best practice di salah satu destinasi pariwisata super prioritas, yaitu Borobudur,” ujar Sandi, dikutip dari akun Instagramnya, @sandiuno.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga diingatkan Wapres agar pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif dapat melibatkan pesantren.
Bagaimana menjadikan 28.000 pesantren yang ada sebagai sebuah sarana penggerak dan pencipta lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Selain itu, Kiai Ma'ruf Amin juga berpesan perihal kesiapan lima destinasi super prioritas, meliputi kesiapan pelaku usaha atau sumber daya manusia (SM) di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Jadi bukan hanya infrastruktur yang dibangun, tapi juga peningkatan SDM melalui pemberdayaan.
“Mudah-mudahan tahun 2021 ini menjadi awal kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tandasnya.
(Rizka Diputra)